2026-07-25
Di tengah meningkatnya permintaan akan bahan perawatan kulit alami, ekstrak akar astragalus membranaceus telah muncul sebagai komponen populer dalam pelembap dan perawatan wajah. Dipasarkan karena manfaat anti-penuaan dan pencerahannya, ramuan tradisional Tiongkok ini kini muncul dalam berbagai formulasi kosmetik. Namun, temuan terbaru menunjukkan konsumen harus mendekati produk-produk ini dengan hati-hati yang terinformasi.
Environmental Working Group (EWG) telah merilis penilaian komprehensif terhadap pelembap wajah yang mengandung ekstrak astragalus melalui database Skin Deep®. Evaluasi ini mengungkapkan variasi signifikan dalam peringkat keamanan produk, menantang asumsi tentang keamanan inheren dari bahan botani ini.
Analisis EWG mengkategorikan produk di seluruh spektrum risiko:
Laporan ini menyoroti kesenjangan kritis dalam ketersediaan data keamanan. Produk seperti Revision DEJ Face Cream dan bareFaced Mineral Cosmetics Barefaced DEJ Face Cream diklasifikasikan sebagai "risiko sedang" dengan ketersediaan data yang "terbatas", sementara produk berisiko lebih tinggi hanya memiliki transparansi data yang "cukup".
Konsumen harus mempertimbangkan rekomendasi ini saat memilih produk yang mengandung astragalus:
Meskipun astragalus menunjukkan potensi dalam aplikasi kosmetik, penilaian ini menggarisbawahi perlunya transparansi yang lebih besar dan evaluasi keamanan yang ketat dalam industri perawatan pribadi. Konsumen harus menyeimbangkan antusiasme terhadap bahan botani dengan pengawasan yang terinformasi terhadap formulasi produk.
Kirim pertanyaan Anda langsung ke kami